Masjid Ini Masih Berdiri… Tapi Sampai Kapan?
Di Pedalaman Garut Selatan, 130 Keluarga Beribadah dengan Rasa Cemas
Setiap kali hujan turun dan angin bertiup kencang, jamaah Masjid At-Taqwa menengadah bukan hanya untuk berdoa, tetapi juga memastikan atap di atas kepala mereka tidak roboh.

Masjid At-Taqwa, yang terletak di Kampung Cihanjawar, Desa Sukalaksana, Kecamatan Talegong, Kabupaten Garut, adalah satu-satunya masjid bagi sekitar 130 kepala keluarga di tiga RT. Masjid makmur ini ramai di gunakan sebagai tempat shalat, pusat ibadah, pengajian, dan pendidikan agama anak-anak.
Namun kini, masjid ini berada dalam kondisi sangat memprihatinkan.
Bangunan Tua, Risiko Nyata
Atap bocor, kayu lapuk dimakan rayap, dan dinding retak akibat gempa tahun 2013 membuat bangunan masjid tidak lagi aman. Ukurannya yang hanya 6 x 8 meter juga tak mampu menampung jamaah saat shalat Jumat dan hari besar Islam.
Meski demikian, masyarakat tetap memaksakan diri beribadah di dalamnya karena tak ada tempat lain.
Masjid yang Dijaga oleh Seorang Buruh Tani
Di balik upaya menjaga masjid ini, ada sosok Pak Jajang, pengurus DKM sekaligus buruh tani. Beliau bersama warga terus berusaha merawat Masjid At-Taqwa agar tetap berdiri.
Mayoritas masyarakat di wilayah pedalaman Garut Selatan ini menggantungkan hidup dari pertanian. Sayangnya, panen mereka kerap gagal akibat serangan hama tikus, membuat kondisi ekonomi semakin terpuruk dan jauh dari kata cukup untuk memperbaiki masjid secara mandiri

Masjid Hasil Perjuangan Lintas Generasi
Masjid At-Taqwa berdiri sejak tahun 1970, dibangun dari kayu dan bilik bambu secara gotong royong. Bahkan selama sepuluh tahun pertama, warga shalat di atas lantai tanah.
Sedikit demi sedikit, dari tabungan kecil lintas generasi, masjid ini direnovasi. Hingga pada tahun 2001, berdirilah bangunan masjid seperti yang ada saat ini. Namun usia bangunan dan keterbatasan material membuat masjid ini kini tak lagi layak dan berisiko roboh.

Iman yang Tak Pernah Runtuh
Meski bangunan masjid kian rapuh, iman masyarakat tetap teguh. Shalat berjamaah, pengajian rutin, dan pembelajaran agama anak-anak terus berjalan. Masjid At-Taqwa menjadi saksi betapa kuatnya keyakinan mereka meski harus beribadah dalam rasa khawatir.
Semangat gotong royong dan keteguhan iman masyarakat Cihanjawar adalah amanah bagi kita semua. Dengan dukungan para donatur, Masjid At-Taqwa dapat dibangun kembali menjadi rumah ibadah yang aman, layak, dan nyaman.
Belum ada kabar terbaru dari penggalang dana.